Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

ON ON: Club Olah Raga Ba’da Shubuh

Hari Sabtu (7/02/09) kemarin saya berkesempatan turut serta acara On-On yang diselenggarakan di kawasan Canggu. Acara di mulai dengan sholat shubuh berjama’ah di masjid Al Furqon – Gatsu Denpasar. Ternyata tidak semua peserta berjamaah shubuh di Masjid al Furqon, tetapi ba’da shubuh peserta mulai berdatangan. Setelah berkumpul semua kita berangkat beriringan naik mobil masing-masing ke tempat tujuan, kecuali beberapa orang termasuk saya bergabung ke mobil peserta lain dan motor saya parkir di halaman masjid.

Penasaran ya? Apa sih itu On On itu? Saya pun masih asing dengan istilah ini dan saat itu baru pertama kali ikut. Dengan bahasa dan definisi yang saya pahami kira-kira On On adalah Club atau perkumpulan olahraga pagi bersama, dengan mengambil tempat dan menyusuri track tertentu di pedesaan, melintasi hutan atau sawah-sawah yang alami dan jauh dari polusi dan kebisingan. Biasanya perkumpulan olahraga semacam ini dilakukan oleh para profesional secara internasional. Ketika mengikuti acara ini ada beberapa manfaat yang saya rasakan: pertama, menjalin silaturrahim dan persaudaraan. Kedua, untuk memenuhi kebutuhan olahraga dan kebugaran tubuh. Ketiga, mengembangkan jaringan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Beruntunglah saya bisa hadir pada acara ini... On On yang pada awalnya digagas oleh beberapa pengusaha muslim yang sering bertemu dalam kajian keislaman yang berbasis di de Surau restaurant tersebut mengambil start dan finish di Villa milik pak Lalu Satriawardi di kawasan pedesaan di Canggu, Kuta Utara - Badung. Yang hadir saat itu berjumlah 22 orang terdiri dari para pengusaha, profesional, dan karyawan atau pegawai.

Track yang dilalui sangat seruh dan menantang, lintasan yang berupa pematang sawah, sungai, tanjakan sangat mengasyikkan. Suasana alami dan asri di pedesaan seperti ini memang lagi gemar dicari oleh para profesional dan tak jarang dalam perjalanan kaki sekitar 7 kilo itu kita menyebrangi sungai dengan jembatan kayu atau sekedar sebatang pohon yang dibentangkan. Bahkan saya sendiri sempat terjatuh ke sungai kecil saat jembatan kayu yang saya injak patah sehingga kaki saya tercebur ke air.

Rasa letih tak terasa ketika tiupan angin yang sejuk dan kicauan burung menemani perjalanan kami menyusuri sepanjang pematang sawah yang padinya mulai menguning. Sungguh panorama dan moment yang luar biasa dan mulai jarang saya rasakan akhir-akhir ini. Setelah memutari sawah akhirnya kamipun sampai ke villa tempat tujuan. Kesempatan ini tidak kami lewatkan dengan mandi di kolam renang yang tersedia. Setelah bersih-bersih kita menikmati nasi kuning dan sate serta beberapa jajanan yang telah disediakan oleh panitia.

Sambil makan kita mengadakan musyawarah membentuk kepengurusan. Dan secara aklamasi memilih ketuanya Ekky Cules (Kencana Tekstil) dan Zainal Sania (House of Bali). Sekretaris saya sendiri (DSM Bali, bendahara Yazid (BSM) dan Mardi Sumitro (Master Gym). Dan seksi publikasi Hanafi (DSM Bali) dan Azrin Dirhamsjah. Dan kedepannya keanggotaan akan diperluas untuk mengajak semua rekan-rekan yang kita kenal, siapa saja lintas suku dan agama. Dan hari Sabtu depan (1402/09) acara di tempat yang sama, berangkat ba’da shubuh kumpul di De Surau Restaurant. Gimana tertarik? Gabung yok!!!

Foto-foto dokumentasi bisa dilihat disini.

NB: yang hadir saat itu : Yazid, Hary Purwoko, Endra Budi Susanto, A Kadir Makaramat, Bambang Santoso, Fathuri, Alim Mahdi, Ekky C, Diyanto, Azrin Dirhamsjah, Ali Utih, Yudhi Sektiadji, Edy Kurniawan, Frans Edieth S.Y, Hanafi, Slamet Sugiono, Pinto Wahyudi, Erfian, Mardi Sumitro, Lalu Satriawardi, Firdaus Dj., Zainal Sania.
7:23 PM | 0 komentar | Read More

Tahun Kunjungan Kalbar 2010, Sapta Pesona Harus Diutamakan

Ketapang - Dalam upaya mensukseskan Tahun Kunjungan Kalbar 2010, saat Pemerintah Kabupaten Ketapang sedang giat-giatnya melakukan promosi potensi wisatanya. Menurut salah satu staf Dispudpar Kabupaten Ketapang, mewujudkan peningkatan pariwisata di selatan Kalbar harus menjadi komitmen dan tanggung jawab bersama. Pemerintah sebagai fasilitator maupun swasta dan masyarakat sebagai pelaku wisata, harus saling terkait. Menurutnya, yang sangat penting dilakukan adalah membangun daya saing kepariwisataan dan sapta pesona yang meliputi tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan. Diharapkan ketujuh unsur ini mengkristal menjadi budaya sebagai syarat tumbuhnya bidang kepariwisataan.
4:58 PM | 0 komentar | Read More

Es Goyobod

Minggu kemarin pergi ke daerah Pengkolan di Garut kota. Pengkolan adalah daerah pusat keramaian di kota Garut. Daerah ini memanjang di Jalan Ahmad Yani Kota Garut. Disinilah orang-orang Garut berkumpul dan beraktifitas melakukan jual-beli. Rencana hari itu adalah untuk membeli TV dan meja komputer, maklum baru aja pindahan dari Bandung kesini, jadi beli barang-barang deh setelah gajian. Dianterin sama bapak kos disini, keluarga bapak kos disini baik semua jadi ga enak sendiri, bareng Denti(anak bapak kos) dan Agus.


Hari minggu ini Garut cukup panas, muter-muter cari TV yang bagus dan harga pas ternyata agak susah. Peluh bercucuran plus gerah banget. setelah muter-muter kira-kira satu jam, akhirnya dapet juga TV-nya. Dapet yang 15 inch, lumayan buat hiburan di kosan. Rencana pertama udah dijalankan, rencana kedua lagi dicari.

Rencana kedua hari itu adalah mencari meja komputer. Ternyata susah juga mencari meja komputer disini. Mungkin pasar komputer disini yang masih dikit ngaruh juga ke yang jualan meja komputer disini. Nyari meja komputer yang kaya di Pasar Balubur,ITB Bandung susah banget disini. Yang ada yang kelas mahal aja. Jadi setelah muter-muter kemana-mana ngga dapet juga nih meja komputer.

Lelah-Panas-penuh peluh, itu kondisinya setelah muter-muter kemaren. Pak Deden(baca:bapak kos) ngajakin ke alun-alun. Awalnya ngga tau mau ngapain ke alun-alun dulu, soalnya hari itu lagi panas-panasnya( jam 13:30). Jadi karena ga enak aku oke saja deh saat itu. setelah nyampe disana ternyat kita diajakin minum Es Goyobod, udah pernah dengar sih, tapi baru kali ini melihat dan mencoba mencicipi.


Sumber : http://alifurrahman.blogspot.com/search/label/jalan%20jalan
2:09 AM | 0 komentar | Read More

Melancong ke Abad Lampau...

Sudah barang tentu, tanggal berwarna merah akhir pekan ini masuk dalam catatan libur panjang pembaca. Jauh-jauh hari, berbagai rencana sudah disiapkan. Bagi yang merayakan Hari Raya Imlek tak perlu bingung soal skedul. Bagi yang tak merayakan, barangkali alternatif "kembali ke masa lalu" bisa dipertimbangkan.
1:58 AM | 0 komentar | Read More

Indahnya Lombok


Foto: Istimewa

LIBURAN panjang akan segera tiba. Jika sempat, Anda tidak boleh melewatkan wisata Matra Lombok, yakni Gili Meno, Gili Trawangan, dan Gili Air. Dijamin tidak akan rugi.

Bagi Anda pencinta wisata alam laut, kawasan Gili Meno, Gili Trawangan, dan Gili Air di Lombok, Nusa Tenggara Barat, adalah kawasan yang tidak boleh terlewatkan dalam jadwal wisata Anda.

Di ketiga gili (pulau) ini,Anda akan merasakan keindahan alam yang sensasional. Ketiga pulau kecil ini mempunyai karakteristik yang berbeda dan menyesuaikan kebutuhan Anda.

Jika Anda tidak ingin direpotkan dengan jarak tempuh, Anda tinggal datang ke Gili Air. Namun, jika Anda mau menikmati petualangan menyusuri laut, Anda harus datang ke Gili Trawangan dan Gili Meno.

Gili Meno, Trawangan, dan Air (Matra) sendiri dikukuhkan sebagai Taman Wisata Alam Laut oleh Menteri Kehutanan berdasar Surat Keputusan No99/Kpts-II/2001 tanggal 15 Maret 2001. Kawasan perairan ini meliputi perairan laut yang mengelilingi tiga pulau, Gili Meno seluas 150 hektare, Gili Air seluas 175 hektare, dan Gili Trawangan seluas 340 hektare, sisanya seluas 2.289 hektare merupakan perairan laut.

Secara administrasi, Taman Wisata Alam Laut (TWAL) ini termasuk ke dalam Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Batas kawasan di bagian barat berbatasan dengan Laut Jawa, di bagian timur dengan Tanjung Sire, di bagian utara dengan Laut Jawa, dan di bagian selatan berbatasan dengan Selat Lombok.

Lalu apa yang menarik dari ketiga pulau ini? Kawasan ini merupakan objek wisata bahari yang banyak diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Itu karena di kawasan tiga pulau ini terkenal dengan pantai pasir putih, kondisi perairan laut yang jernih, berbagai jenis ikan, dan keanekaragaman terumbu karang, khususnya dari jenis karang biru (blue coral).

Saat pertama kali menjejakkan kaki di Gili Trawangan, Anda akan menikmati ketenangan. Tak ada hiruk pikuk keramaian seperti laiknya kawasan wisata. Pasir pantainya yang lembut dan airnya yang jernih seolah memastikan kita akan semakin betah tinggal di "surga" para penyelam ini.

Pemandangan bawah air di sekitar Gili Trawangan konon merupakan yang terindah di Indonesia. Anda dapat menikmati keindahan bawah laut di sekitar Gili Trawangan dengan cara diving (menyelam) dan snorkeling. Tak hanya ada karang atau taman laut, beragam ikan hias juga dapat Anda nikmati di sini. Kalau ingin bersantai bersama keluarga, cobalah menginap di Gili Air?

Pulau kedua di seberang Gili Trawangan. Luas pulau Gili Air 180 hektare dan panjang pantai sekeliling pulau ini 6 kilometer. Adapun Laut Flores di utara pulau kecil ini cukup banyak ikan hiasnya berwarna biru dan kuning, merah, putih di dalam lekukan karang. Pemandangan ini tentu membuat tamu yang menginap menjadi betah.

Memang pulau Gili Air ini terkesan sepi. Kesan sepi ini semakin terasa karena banyaknya pohon kering yang berdiri indah di pinggir pantai. Arus air laut yang tenang dan deburan ombak saat senja membuat suasana semakin nyaman. Suasana ini katanya yang dicari orang-orang asing yang jenuh dengan kebisingan.

Sementara itu, Gili Meno yang terletak di tengah, antara Gili Trawangan dan Gili Air, lebih sesuai bagi wisatawan yang menginginkan suasana rileks di tengah kesunyian. Pengunjung benar-benar disuguhi nuansa alami pantai tropis yang tenang. Pepohonan bakau masih terlihat merimpun di sepanjang pesisir pantainya. (sindo//nsa)



12:44 AM | 0 komentar | Read More

Gunung Kidul, City of Beach

Pantai Kukup (Foto: pesonagunungkidul.com)

APA yang terlintas di benak Anda jika mendengar Gunung Kidul? Kering dan tandus? Jika iya, Anda memang tidak salah. Namun, wisata pantai di daerah ini patut Anda kagumi.

Gunung Kidul berada pada deretan Pegunungan Selatan atau juga Pegunungan Sewu. Daerah ini merupakan perbukitan batu gamping (limestone) dan bentang alam karst yang tandus dan kekurangan air permukaan. Bagian tengah merupakan cekungan Wonosari (Wonosari Basin) yang telah mengalami proses tektonik sehingga yang tampak dataran tinggi Wonosari. Jadi wajar jika masih banyak orang berpikir Gunung Kidul itu panas.

Namun, di balik anggapan tersebut, Gunung Kidul justru mempunyai pesona tersendiri. Gunung Kidul kaya wisata alam, mulai karst hingga pantai.

Untuk wisata pantai, warga Gunung Kidul patut bangga. Mereka memiliki banyak wisata pantai yang indah. Dari kawasan pesisir yang panjangnya sekitar 70 km, terdapat 15 kawasan wisata pantai yang menjadi andalan pariwisata di Gunung Kidul. Pantai-pantai itu tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Tepus, Tanjungsari, Girisubo, Saptosari, Purwosari, dan Panggang. Sebut saja Pantai Kukup, Pantai Gesing, Pantai Ngobaran, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Sepanjang, Pantai Ngandong, dan Pantai Wediombo yang menghadirkan keindahan pasir putih, biota laut, dan terumbu karang. Ratusan jenis ikan hias dapat disaksikan langsung saat permukaan air laut tenang.

Kesan tandus bagi Gunung Kidul tertutupi potensi Pantai Baron, Pantai Ngrenehan, Pantai Siung, Pantai Drini, dan Pantai Sadeng yang merupakan andalan untuk pemasokan ikan laut segar di dalam negeri. Di antaranya, ikan bawal, tuna, kakap, layur, lobster, tongkol, pari,dan hiu.

Keindahan juga dihiasi dengan pepohonan pantai, seperti Pantai Drini, memiliki kekhasan pohon drini, yaitu sejenis perdu yang tumbuh di bebatuan Pantai Drini. Sayangnya, pohon drini mulai sulit ditemukan seiring dengan ulah tangan-tangan jahil yang mengambil pohon tersebut untuk dijual. Kini yang tersisa hanyalah tanaman-tanaman drini kecil yang tumbuh di bebatuan pantai.

Beberapa jenis ikan hias juga semakin sulit dicari, seiring dengan maraknya pemburuan ikan hias. Sering kali, penangkapan ikan tersebut menggunakan potas, yaitu zat kimia yang berfungsi memabukkan hewan, tapi dapat membunuh ikan-ikan kecil lainnya.

Ikan-ikan hias jenis scorpion, angel, dan lettersix yang biasanya mudah ditemukan di kawasan Pantai Krakal, dan Kukup, kini sulit dicari. Harganya pun sekarang sudah relatif mahal, di atas Rp100.000 per ekor. Demikian pula pemburuan terhadap terumbu karang semakin gencar, setiap set bisa laku Rp20.000-Rp50.000.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul, objek wisata pantai menyumbang sekitar 95% dari retribusi pariwisata di Gunung Kidul. Meskipun demikian , pantai-pantai itu tidak digarap secara serius. Sebagian besar kawasan wisata pantai belum dilengkapi sarana pendukung yang utama, seperti listrik, transportasi umum, maupun keamanan pantai.

Dari 15 kawasan wisata pantai di Gunung Kidul, hanya Pantai Baron dan Kukup yang telah dilengkapi sarana listrik. Demikian pula transportasi umum hanya tersedia menuju ke kawasan Pantai Baron, Kukup, dan Drini. (sindo//tty)

12:14 AM | 0 komentar | Read More

Belajar Menyelam di Pantai Amed, Bali


Bali bagian Timur memiliki apapun yang anda impikan. Disana Anda akan menemukan permata dan surga istimewa dalam keindahan alam yang eksotik yang berpadu dengan budaya yang masih kental terasa serta keramahan orang-orang sekitar. Disini pula lah terdapat Pantai Amed, pantai yang akan memberikan anda kedamaian dan ketenangan. Nikmati pula kelezatan makanan yang ada serta keuntungan yang didapat dari akomodasi yang terjangkau.

Pantai Amed menawarkan tempat yang bagus untuk latihan diving atau menyelam. Disana ada danau di pinggir pantai yang datar yang baik untuk latihan, serta batu karang yang dapat dicapai dengan berenang selama 5 menit. Tempat ini merupakan usulan terbaik untuk mengenal olahraga menyelam dan menjadikannya sebagai tempat yang sangat menyenangkan untuk belajar menyelam.

Anda dapat melakukan snorkling dan diving di sekitar pantai yang berpasir hitam ini. Jenis- jenis ikan yang sangat bervariasi dapat dikatakan paling menarik dibandingkan tempat-tempat lain di seluruh Bali yang disertai dengan kehangatan air yang tidak berubah-ubah yaitu 28 derajat. Berbagai macam kelompok ikan seperti ikan cardinal, ikan trigger, black snaper, pyramid butterrflies, ikan banner, dan ikan damselfish dapat dilihat di air atas pasir.

Cemuluk sebagai pantai yang dilindungi adalah tempat yang ideal untuk memulai snorkeling Anda. Sekitar empat kilometer menyelusuri selatan danau Banyuning, Anda akan menemukan kepingan-kepingan kecil dan taman coral yang paling indah yang dapat Anda lihat dimanapun di di Lesser Sundas. Tapi harap berhati-hati, karena airnya cukup dalam di daerah ini, dan kadang terjadi gelombang besar sehingga tempat ini diperuntukan untuk orang orang yang berpengalaman.


">Cara Mencapai Daerah Ini

Hanya 30 menit dari Amlapura.
Dengan Angkutan Umum, : Dari Denpasar , Terminal Batubulan, dengan bus (ukuran sedang) ke Amlapura, memakan waktu 2 jam. Lalu dilanjutkan dengan menggunakan Bemo menuju Amed selama 30 menit. Bemonya akan berhenti di desa, tapi supirnya akan membawa anda ke pantai Cemeluk.

">Tempat Menginap

Di desa bagian selatan banyak tempat untuk menginap, mulai dari hotel yang tidak berbintang, sampai hotel berbintang.

">Berkeliling

Dengan berjalan kaki

Tempat Bersantap

Disana Anda dapat menemukan warung makan yang menjual makanan kecil dan nasi campur. Restoran terbaik di tempat ini adalah Baliku, kira-kira 1 kilometer kearah selatan dari Blue Moon. Dan di Lipah menyediakan makanan Indonesia yang lezat.

">Buah Tangan

Semua Produk yang berkaitan dengan laut dan pantai. Misalkan barang barang yang terbuat dari kerang, coral, dan lain lain.

">Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan

Anda bisa mengunjungi pasar ikan di pagi hari ketika ikan tuna datang. Selain itu Anda juga bisa menikmati pemandangan indah di sekeliling desa Amed.

">Tips
  • Staff hotel kebanyakan telah mengatur paket memancing dan berlayar. Jadi anda dapat menangkap untuk makan malam anda sendiri. Hotel-hotel juga menyediakan peralatan snorkling
  • untuk di sewa.
  • Jika anda ingin melakukan diving, ada baiknya untuk mengecek ulang peralatannya dan cek harga di tempat itu. Pastikan anda memilih operator pelatihan yang tepat sebelum anda memutuskan diving bersama mereka
4:39 AM | 0 komentar | Read More

Wisata Alam Payangan

Payangan memiliki potensi wisata alam yang sangat banyak, salah satunya adalah lahan persawahan yang biasa di pakai sebagai tempat trecking. dengan udara yang sejuk, alunan suara burung. bisa menyegarkan otak. dan sangat di rekomendasikan untuk menghilangkan stres.
1:28 AM | 0 komentar | Read More

Wisata Alam Bajuin

Rasanya cukup lelah beraktivitas pada bulan-bulan ini, rasanya perlu rehat sebentar untuk menghilangkan stres akibat kerjaan yang bertumpuk. Bersama siswa Anak kelas XI Multimedia SMK N 2 Banjarmasin, saya memutuskan untuk berwisata ke Bajuin. Hampir saja kegiatan ini gagal, hanya gara-gara para siswa sudah gak semangat lagi dan adanya beberapa orang siswa yang memang tidak bisa ikut.

1:21 AM | 0 komentar | Read More

Waterpark Bisnis Wisata Air

Ingin berkecipak-kecipuk sembari merasakan sensasi gelombang laut, mengarungi dahsyatny aombak, atau memacu adrenalin dengan meluncur pada ketinggian puluhan meter dengan belokan dan putaran sampai 360 derajat? Silakan kunjungi objekwisata yang menawarkan sensasi petualangan di air, yang kini makin marak saja. Tidak hanya di seputar Jabotabek, tapi juga di kota-kota lain seperti Solo, Blitar, Surabaya, Kuta dan Palangkaraya.
11:32 PM | 0 komentar | Read More

Memimpikan Kebun Raya Liwa

LIWA--Cuaca sejuk dingin adalah penanda memasuki Kota Liwa, Lampung Barat. Kabut yang mengampar setiap pagi dan petang seolah ungkapan selamat datang. Bangunan-bangunan etnik berumur tua yang berada di beberapa sudut kota adalah indentitas lokal. Dan, hilir mudik kendaraan adalah denyut nadi kota yang terus membentang harapan.
9:10 AM | 0 komentar | Read More

Menyusuri Pariwisata Lampung Selatan

Lampung Selatan : AKHIR Oktober lalu, dua sastrawan yang juga pengamat pariwisata Lampung, Isbedy Stiawan dan Arman A.Z. berpetualang mencari jawaban atas potensi pariwisata di Lampung Selatan. Tulisan ini adalah oleh-oleh dari keduanya.
9:06 AM | 0 komentar | Read More

Pesona Lombok Ranau II 2008: Pesta Pariwisata Berbingkai Budaya

Lampung Barat : Pekon Lombok di Kecamatan Sukau, Lampung Barat, begitu semarak. Satu pesta budaya bertajuk Pesona Lombok Ranau digelar untuk yang kedua kali. Gemerlap gelaran adat, tradisi, dan aneka budaya lokal dipertunjukkan.
9:00 AM | 0 komentar | Read More

Wisata Laut, Andalan Lampung Selatan

Lampung Selatan - SENIN (27-10) petang, kami "menjelajah" objek wisata di Lamsel, terutama yang berada di Kalianda dan sekitarnya. Kami memilih objek wisata pantai dan pusat air panas belerang.
8:45 AM | 0 komentar | Read More

Wisata Laut, Andalan Lampung Selatan

Lampung Selatan - SENIN (27-10) petang, kami "menjelajah" objek wisata di Lamsel, terutama yang berada di Kalianda dan sekitarnya. Kami memilih objek wisata pantai dan pusat air panas belerang.
8:45 AM | 0 komentar | Read More

Menyusuri Sungai Mahakam

Inilah pemandangan sehari-hari yang dapat kita saksikan di sepanjang Sungai Mahakam di propinsi Kalimantan Timur. Gambar ini diambil di Perkampungan Tanggul kec.Muara Jawa kab Kutai Kartanegera oleh temanku Mas Masrizal dari Malang yang bekerja di daerah ini.
8:07 AM | 0 komentar | Read More
 
berita unik