Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Pulau Seribu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau Seribu. Tampilkan semua postingan

Lima Nelayan Dianiaya Satpam PT. Cnooc Ltd

Sedikitnya 5 nelayan Kalibaru dan Indramayu mendatangi Polres Metro Kepulauan Seribu untuk melaporkan kasus penganiayaan yang telah dilakukan petugas satpam PT. Cnooc Ltd yang merupakan perusahaan pengeboran minyak di Pulau Pebelokan, Kepulauan Seribu.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (25/04) dan baru dilaporkan ke Polres Metro Kepulauan Seribu, Minggu (03/05).

Guna mendukung penyelidikan kelima korban langsung di bawa ke RSUD Koja, Jakarta Utara untuk visumet refertum atas luka yang di derita akibat pemukulan satpam tersebut.




6:26 PM | 0 komentar | Read More

A Trip to Kelapa Island

Hawa dingin pagi masih tersisa di atas dermaga Muara Angke. Penumpang yang akan menyebrang ke Pulau Seribu tampak ramai terutama kapal rute Muara Angke-Pulau Pramuka. Kebetulan hari itu weekand. Selain penduduk Pulau, kapal ini akan mengangkut para turis lokal berlibur ke pulau yang menjadi pusat pemerintaahan Kabupaten Kepulauan Seribu itu. Di sana mereka bisa melakukan snorkling atau diving. Di antara mereka, tampak pula para wisatawan asing.

Melihat animo mereka, saya berharap Pulau Pramuka, juga pulau-pulau lainnya terus berbenah dan mempercantik diri agar wisatawan-wisatan bisa lebih banyak lagi berdatangan. Tak hanya nama Pulau Seribu yang terkenal, perkembangan ini tentu saja bisa bedampak pada peningkatan pendapatan masyarakat lokal.
9:48 AM | 0 komentar | Read More

Adang Daradjatun Desak Pemprov Bantu Nelayan Kepulauan Seribu

PULAU SERIBU - Adang Daradjatun meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu masyarakat Kepulauan Seribu yang sebagiannya kesulitan membeli sembako. Kesulitan yang dialami masyarakat Kepulauan Seribu, tutur Caleg DPR RI dari PKS ini, terjadi setiap tahunnya selama musim angin barat. Adang mengungkapkan hal tersebut disela-sela temu warga Sunter Jakarta Utara, pada kegiatan Pelayanan Kesehatan, Senin (23/2).
6:08 PM | 0 komentar | Read More

Wisata Kepulauan Banyak Kendala

PULAU SERIBU - Pemerintah pusat berniat menghidupkan kembali wisata bahari di Kepulauan Seribu. Namun, usaha itu masih terkendala oleh buruknya infrastruktur dan banyaknya sampah dari daratan. Jumlah pengunjung juga turun drastis.”Pemerintah pusat berniat menjadikan Kepulauan Seribu sebagai salah satu tujuan wisata internasional. Sebagai langkah awal, pemerintah akan memilih pulau-pulau yang potensial untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata,” kata Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Firmansyah Rahim seusai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Rabu (4/3) di Balaikota DKI Jakarta.
6:07 PM | 0 komentar | Read More

36 Pulau Tak Berpenghuni Akan Dijadikan Resort

PULAU SERIBU - Sebanyak 36 pulau yang tak berpenghuni di Kepulauan Seribu akan dijadikan resort agar menjadi destinasi pariwisata internasional. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kepulauan Seribu Abdul Rahman Andit usai rapat dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
6:06 PM | 0 komentar | Read More

Kapal Tabrakan di Pulau Seribu, 13 Hilang

PULAU SERIBU - Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan utara Jakarta. Kapal kargo Rimbaa III bertabrakan dengan kapal tongkang Harapan Indah dini hari kemarin. Dari kecelakaan itu, 13 penumpang hilang.
6:01 PM | 0 komentar | Read More

Penumpang Rimba 3 Tak Sempat Gunakan Pelampung

PULAU SERIBU - Banyaknya korban jiwa akibat tabrakan antara Kapal Rimba III dengan Kapal Tongkang Harapan Indah diketahui karena para penumpang tidak menggunakan pelampung.Hal ini diungkapkan Maria Trsina (36), korban selamat dari tabrakan tersebut kepada wartawan di Kantor Administrasi Pelayaran, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (6/3/2009).
3:03 PM | 0 komentar | Read More

Jasad Pria Tambun Ditemukan di Lokasi Tabrakan Kapal

PULAU SERIBU - Polisi Air dan Udara Polda menemukan satu korban tewas yang diduga sebagai penumpang KM Rimba 3. Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini belum diketahui identitasnya.Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai(KPLP) Polda Metro Jaya, Viktor menjelaskan, korban memiliki ciri-ciri seorang laki-laki, badan gemuk, pendek, menggunakan celana pendek, memiliki kumis.
2:47 PM | 0 komentar | Read More

Snorkeling di Kepulauan Seribu

Perjalanan dimulai dari Muara Angke, Jakarta Utara sekitar jam 7 pagi menggunakan kapal penyeberangan bareng temen-temen rombongan dari dolphin ecotourism. Kapal penyeberangan yang merakyat murah meriah.
diatas kapal nih


kapal penyeberangan
Setelah menempuh sekitar dua setengah jam perjalanan melintasi perairan teluk jakarta yang pada pagi itu cukup tenang meskipun sempat turun hujan, akhirnya sampe juga di Pulau Pramuka.
di pulau pramuka
oh iya, sampe lupa, temen perjalanan kali ini adalah (ki-ka) gue, apho, jodie, tika, mas miki dan mbak dahlia (kru dolphin), rica , anggi (yg bantuin snorkeling) , arnol, item sama terakhir allen (lo dimana len?) + kru dolphin yang lain

Jam 12 langsung aja siap2 buat snorkeling.
foto dulu sebelum snorkeling

naik ojek antar pulau

di pulau semak daun

setelah selesai pemanasannya, dilanjutkan deh nyempung ke laut, ini nih yang bikin adrenalin gue meningkat, lha wong renang aja masih pas2an gayanya, eh ini disuruh nyemplung di laut lepas...... tapi setelah nyemplung juga, adrenalin langsung ilang, malah ngga mau keluar lagi deh dari laut. hahahaha..

akhirnya nyemplung juga

dalam air

liat karang

karang dan ikan

karang deket pulau air


setelah snorkeling di dekat pulau air, akhirnya mampir ke pulau air, pada main pasir dan mampir di lapangan golf mini (ada juga ya disini???)
jalur jetski pulau air

lompat2 ga jelas

main pasir (begini nih kalo masa kecil kurang bahagia)

senja


wah tenyata kok jadi panjang banget ya jalan2nya,padahal masih panjang nih trip-nya, ntar disambung lagi deh cerita dan fotonya .....to be continued


Sumber : http://alifurrahman.blogspot.com/2008/11/snorkeling-di-kepulauan-seribu.html
1:31 AM | 0 komentar | Read More

PKS Pulau Seribu Siap Menang Pemilu 2009

Jakarta - (12/01) Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta tak hanya serius merebut suara di wilayah Jakarta tapi juga berusaha menambah perolahan suara pemilih 2009 di Kabupaten Administrasi kepulauan Seribu.

Itu dilihat dari keseriusan PKS Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan beberapa ramuan politik setidaknya untuk mempertahankan pemilih PKS pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur DKI Jakarta 2009 sebanyak 38 persen.

"Jika kita lihat di lapangan, PKS Kabupaten Seribu mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada pemilu 2009 ini," ujar Ketua DPD PKS Pulau Seribu Noval Abuzar.

Caleg PKS Dapil 1 (Jakarta Utara) bernomor 9 ini menjelaskan, kader PKS Pulau Seribu terus melakukan berbagai acara guna menyukseskan strategi Pemenangan PKS Pemilu 2009 di Kepulaun Seribu. Ia menyebutkan di antara strategi itu adalah dengan menganjurkan kader dan simpatisannya memasang banner PKS di depan rumahnya.

Noval Abuzar yang masih terdaftar sebagai mahasiswa di Uhamka menjelaskan, masyarakat Kepulauan Seribu sangat rindu perubahan dan mereka sangat berharap generasi muda PKS melakukannya.

Karena itu PKS Kepulauan Seribu akan mengundang petinggi PKS ke Kepulauan Seribu seperti bekas Cagub DKI Adang Daradjatun dan Sekejen Anis Matta untuk membuktikan kalau petinggi PKS peduli mereka.

Menurutnya, Anis Matta dan Adang Daradjatun sudah mengkomfirmasi ke Kepulauan seribu tapi cuaca tak menentu. "Ya kita atur waktu lagi, moga kondisi cuaca membaik," ujar pria yang baru berusia 22 tahun ini.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengomentari target perolehan suara PKS di Kepulaun Seribu tidak kurang dari angka 40 persen. "Target kita ini target yang paling minimal.

Bisa saja lebih dari target kita di atas. Apalagi sesuai laporan teman-teman di Kabupaten Kepulaun Seribu mereka tiap minggu melakukan aksi sosial di masyarakat
pulau. Tentu ini berefek positif bagi perolehan suara PKS di sana," ujar Triwisaksana, MSc.


Sumber: pks-jakarta.or.id
12:25 AM | 0 komentar | Read More

Sang Pionir dari Kepulauan Seribu

Foto : Istimewa

SAAT ini nama Pulau Ayer memang seakan tenggelam dengan pulau-pulau lainnya yang ada di Kepulauan Seribu seperti Pulau Bidadari dan Pulau Pramuka. Jadi, wajar saja jika banyak orang mulai lupa dengan pulau ini. Padahal, Pulau Ayer adalah pionir pariwisata di Kepulauan Seribu.

Beberapa waktu lalu, SINDO mendapatkan undangan untuk berwisata ke Pulau Ayer oleh PT HM Sampoerna. Sempat salah sangka, apa panitia salah tulis antara Ayer atau Anyer. Tapi kok di Kepulauan Seribu?

Perjalanan ke Pulau Ayer dari Dermaga Ancol sendiri menggunakan kapal cepat dengan kapasitas sampai lima puluh orang. Hanya, butuh sekitar 25 menit untuk sampai ke Ayer. Maklum pulau ini merupakan bagian paling luar dari Kepulauan Seribu.

Dari kejauhan SINDO melihat ada rumah terapung. Kelak di sanalah SINDO akan tinggal. Hunian istimewa, floating cottage, atau cottage mengapung. Rumah kayu gelap yang tampak kokoh di atas perairan, dengan jembatan penghubung bak ular tangga.

Ketika turun dari kapal, kami langsung meniti dermaga untuk istirahat sejenak di restoran. Jika rekan-rekan wartawan lainnya memilih untuk berdiam di dalam ruangan, SINDO memilih bersantai di luar, menatap laut lepas, menantang matahari yang membakar kulit.

Kemudian panitia membawa kami ke masing-masing cottage. Saya dan rekan dari Okezone mendapatkan tempat di Floating Cottage Serui. Wah, ternyata di sini memakai nama-nama khas Papua.

Selain floating cottage, ada pula land cottage di pinggiran pantai. Di sini ukurannya lebih besar, sampai dengan dua tempat tidur besar. Sementara floating bed biasanya untuk kamar singel bed, atau double bed.

Dilihat dari bentuk bangunan, lanskap, terlihat sekali cottage ini tidak baru. Namun, sudah solid. Wajar kalau kayunya sudah agak kusam, furnitur, desain kamar mandi, dan bahkan saluran TV kabelnya agak payah.

Namun yang menyenangkan adalah kebersamaan selama di sana. SINDO mengikuti kegiatan outing bersama teman-teman. Bertelanjang kaki menyentuh pasir, berlarian di pinggir pantai, membiarkan kaki ini merasakan dinginnya air laut, atau bersantai di ayunan dan dibuai angin.

Matahari terbit dan tenggelam di penjuru yang sama. SINDO terpukau dengan sebuah dermaga kosong yang tenang. Kemudian SINDO duduk di sana, menikmati sepi. Sudah jam lima seharusnya terlihat sunset. Waktu terus berjalan, SINDO dan beberapa teman sibuk merekam gambar. Sekonyong-konyongnya ada sinar oranye begitu menyilaukan dari belakang.

"Hey, itu apa ya? Lampu sorot atau sunset?" kata SINDO. Teman saya menjawab, "Kamu nungguin sunset? Heh... ini timur, barat tuh di sana..." Oh my God! Rupanya SINDO salah arah, karena tidak kehilangan waktu langsung SINDO berlari ke arah sinar itu, bagai kanak-kanak sambil menertawai kebodohan sendiri.

Ada sepeda milik pengelola yang terparkir sembarang, langsung diambil untuk mengejar matahari tenggelam. Tidak banyak waktu, SINDO tidak ingin melewatkan momen istimewa ini. Dengan napas terengah-engah, saya tiba di dermaga, menjatuhkan sepeda dengan sembrono dan menyongsong matahari senja.

"Ah, orang Jakarta, jarang sekali melihat sunset seperti ini?" pikir saya. Tapi inilah yang dicari-cari sejak pertama kali datang ke Pulau Ayer. Semburat warna oranye, berubah jingga, dan kembalinya matahari ke peraduan yang malu-malu terlihat sangat luar biasa. SINDO akhirnya mendapatkan sunset terindah dari Pulau Ayer.

Sayangnya, SINDO melewatkan momen sunrise. Ini terjadi karena banyaknya aktivitas yang dilakukan di Pulau Ayer. Namun, gantinya sungguh luar biasa. Di pulau ini, SINDO mencoba berbagai permainan yang tersedia seperti banana boat atau saling kebut-kebutan dengan jet ski.

Tak terasa perjalanan dua hari satu malam ini begitu cepat berlalu. Kembali bertemu siang, matahari terik, dan kapal berlayar cepat mengantar kami pulang ke dermaga. (sindo//nsa)

6:01 AM | 0 komentar | Read More

Mengenal Cumi-cumi

Cumi-cumi adalah kebutuhan ekonomi, karena mereka digunakan sebagai makanan, dan sebagai umpan pada jaring ikan. Mereka menjadi makanan ikan kecil, Crustacea dan cumi-cumi yang lain dan dalam perlengkapan lingkaran makanan ikan lain yang besar.

Tapi apakah kita tahu bahwa cumi-cumi Cumi-adalah carnivora yang berarti pemakan daging? Tentacel yang lebih panjang menangkap mangsa. Kami menyajikan informasi sekilas mengenai cumi-cumi.
2:23 AM | 0 komentar | Read More

Muroami

Di peta nasional Pulau Tidung adalah sebuah noktah dari ratusan gugusan pulau yang tersebar di antara pulau Jawa dan Kalimantan. Di era 80-an, untuk tiba di pulau yang menurut tetuah kami konon jadi tempat para begal dan bajak laut bersembunyi ini, butuh waktu empat jam dari darat. Orang pulau memang biasa menyebut darat untuk maksud Pulau Jawa (Jakarta) – nama yang bagi anak-anak seusia kami waktu itu adalah tempat impian untuk dikunjungi.

Tak seperti di Pulau, di Darat kami bisa menyaksikan mobil hilir mudik, bermain komidi putar, membeli mobil mainan, sepatu baru, dan seragam sekolah. “Tahukah kamu Mawi, dari atas Monas, mobil-mobil itu mirip korek api, dan pulau kita ini, pulau kita Mawi kelihatan jelas!,” kata Matung meyakinkan. Kepala Mawi mengangguk-angguk serius, mirip sekali dengan ayam peliharannya ketika sedang mematuk-matuk beras di halaman samping rumahnya.

2:20 AM | 0 komentar | Read More

Terlalu Sayang untuk Diabaikan

Kepulauan Seribu adalah kawasan wisata paling unik. Dibandingkan dengan kawasan wisata bahari lainnya di Indonesia, Ingin mengunjungi tempat bersejarah sambil berwisata di pantai? Kepulauan Seribu adalah tempat yang tepat. Berbagai peninggalan sejarah zaman penjajahan ada di kepulauan ini. Selain itu, berbagai pesona pantai bisa Anda nikmati di pulau-pulau yang ada di sana.

Kepulauan Seribu, lebih dikenal dengan sebutan Thousand Islands, terbentang dari pesisir Teluk Jakarta ke arah utara hingga pulau Sebira. Ini merupakan pulau terjauh dengan jarak kurang lebih 100 mil dari pantai utara Jakarta. Luas daratan kepulauan ini mencapai 864,59 hektare. Lautannya jauh lebih luas, mencapai 6.997,5 kilometer persegi. Sesuai dengan namanya, ada ratusan pulau di wilayah ini.

2:16 AM | 0 komentar | Read More

Tambahan Koleksi Taman Baca Nyiur Pulau Tidung

Kami senang, meski pengelolaan Nyiur masih banyak kekurangan di sana-sini, bantuan buku untuk taman baca ini terus bertambah. Terakhir datang dari para pendengar Radio Pelita Kasih Jakarta. Beberapa bulan lalu radio ini membuka sekaligus mendistribusikan sumbangan buku-buku layak baca dari para pendengarnya untuk sejumlah taman baca khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Nyiur termasuk satu dari beberapa taman baca yang dipilih. Sebagian besar pendengar membawa langsung buku-buku sumbangannya ke kantor redaksi di Jalan Dewi Sartika.

Berangkat dari rumah pukul 2 siang, Jumat 12 September lalu, saya membayangkan buku-buku yang akan disumbangkan ke Taman Baca Nyiur itu bisa diangkut dengan sepeda motor sekali jalan. Izal dan Hery, dua teman yang juga mendirikan taman baca, masing-masing juga membawa motor. Kami bertiga memang berencana mengangkut dus-dus buku itu sekira pukul setengah empat dari Radio Pelita kasih menuju sebuah rumah di Jalan Mampang Prapatan. Rumah ini rumah tempas kos beberapa teman Pulau. Seringpula disulap jadi kantor sekretariat organisasi mahasiswa Kepulauan Seribu.

2:14 AM | 0 komentar | Read More

Bandeng Cabut Duri Dikembangkan di Kepulauan Seribu

Bandeng cabut duri kini dikembangkan di gosong (daratan dangkal) Pulau Pramuka di gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Bandeng laut memiliki kelebihan dibandingkan bandeng tambak, terutama rasa lebih gurih, daging lebih padat, bentuk fisik lebih bersih.

Budidaya bandeng laut ini diolah oleh PT Nuansa Ayu Karamba sejak dua tahun lalu. Salah satu yang dikembangkan oleh bandeng cabut duri. Lokasi budidaya bandeng laut ini sering dikunjungi wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu.

9:13 AM | 0 komentar | Read More

Kepiting dan Kerabatnya

http://meidrie.files.wordpress.com/2007/08/kepiting.jpgKepiting dan rajungan tergolong dalam satu suku (familia) yakni Portunidae dan seksi Brachyura. Cukup banyak jenis yang termasuk dalam suku ini. Dr Kasim Moosa yang banyak menggeluti taksonomi kelompok ini mengemukakan bahwa di Indo-Pasifik Barat saja diperkirakan ada 234 jenis, dan di Indonesia ada 124 jenis. Di Teluk Jakarta dan Pulau-pulau Seribu diperkirakan ada 46 jenis. Tetapi dari sekian jenis ini, hanya beberapa saja yang banyak dikenal orang karena biasa dimakan, dan tentu saja berukuran agak besar. Jenis yang tubuhnya berukuran kurang dari 6 cm tidak lazim dimakan karena terlalu kecil dan hampir tidak mempunyai daging yang berarti. Beberapa jenis yang dapat dimakan ternyata menimbulkan keracunan.
5:09 AM | 0 komentar | Read More

Menanam Karang

Tak dapat dipungkuri bahwa kehadiran manusia di Kepulauan Seribu menimbulkan beban bagi lingkungan hidup. Terutama pada kegiatan manusia yang mengekplotasi kekayaan alam secara berlebihan. Seperti sudah kita kenal bahwa Kepulauan Seribu adalah salah satu sentra perdagangan ikan hias laut.

Kepulauan Seribu memiliki karakteristik yang khas, dimana hamparan pulau-pulau kecil yang menyembul dipermukaan air memiliki juga permukaan yang tenggelam dalam air tetapi merupakan perairan yang dangkal. Juga sisi-sisi yang menyerupai dinding yang menopang pulau, banyak ditumbuhi terumbu karang. Permukaan dangkal dimana sinar matahari bisa menembus permukaan airnya tentunya yang menguntungkan bagi terbentuknya terumbu karang.

2:11 AM | 0 komentar | Read More

Mengenal Jenis-Jenis Ikan Pari (Rays)

Ikan pari (rays) termasuk dalam sub grup elasmobranchii, yaitu ikan yang bertulang rawan dan grup Cartilaginous (Last and Stevens,1994). Ikan pari mempunyai bentuk tubuh gepeng melebar (depressed) dimana sepasang sirip dada (pectoral, fins)-nya melebar dan menyatu dengan sisi kiri-kanan kepalanya, sehingga tampak atas atau tampak bawahnya terlihat bundar atau oval. Ikan pari umumnya mempunyai ekor yang sangat berkembang (memanjang) menyerupai cemeti. Pada beberapa spesies, ekor ikan pari dilengkapi duri penyengat sehingga disebut 'sting-rays', mata ikan pari umumnya terletak di kepala bagian samping.
10:08 AM | 0 komentar | Read More

Terumbu Karang, Hewan atau Tumbuhan ?

Pertanyaan ini sangat sering saya lontarkan di setiap saya memulai menjalani tugas, baik sebagai dosen, mentor atau fasilitator/trainer diberbagai kesempatan. Sebagai contoh di kesempatan saya membawa siswa-siswi dari Sekolah Pelita Harapan ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta beberapa waktu yang lalu. Sebelum memulai kegiatan, saya memberikan kuis dan salah satu pertanyaannya apakah terumbu karang termasuk golongan hewan atau tumbuhan.

Seperti dugaan saya, lebih dari 90% peserta menjawab tergolong tumbuhan. Sangat miris memang dengan kenyataan ini, terlebih kita berada di pusat keanekaragaman terumbu karang tertinggi di dunia , Coral Triangle. Dengan lebih 17.000 pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dan diperkirakan luas terumbu karang lebih dari 60.000 km2.

8:05 AM | 0 komentar | Read More
 
berita unik